gastogel link alternatif

2024-10-06 15:35:56  Source:gastogel link alternatif   

gastogel link alternatif,mimpi bebek putih,gastogel link alternatif

JPNN.com » Ekonomi » Investasi » DJPPR Sebut Green Sukuk jadi Terobosan Pembiayaan Hijau di Indonesia

DJPPR Sebut Green Sukuk jadi Terobosan Pembiayaan Hijau di Indonesia

Senin, 18 Desember 2023 – 16:27 WIB DJPPR Sebut Green Sukuk jadi Terobosan Pembiayaan Hijau di IndonesiaFacebook JPNN.comTwitter JPNN.comPinterest JPNN.comLinkedIn JPNN.comWhatsapp JPNN.comTelegram JPNN.comIlustrasi salah satu pembiayaan yang dilakukan oleh Green Sukuk di sektor energi terbarukan. Foto: Dokumentasi Humas Pertamina

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menerbitkan Green Sukuk di pasar global dengan total mencapai USD 6 miliar sejak 2018.

Di pasar domestik, pemerintah juga menerbitkan Green Sukuk ritel pertama di dunia.

Green Sukuk ritel ini dijual secara online kepada investor individu dengan total penerbitan rentang 2019-2023 mencapai Rp 25,2 triliun.

Baca Juga:
  • Green Sukuk Dinilai Berkontribusi Membangun Perekonomian Bangsa

Di samping itu, pemerintah juga menerbitkan Green Sukuk melalui lelang dengan seri PBSG001 sejak 2022 dengan total hingga kini mencapai Rp 20,4 triliun.

Direktur Pembiayaan Syariah DJPPR Kemenkeu Dwi Irianti menjelaskan penerbitan Green Sukuk ditujukan untuk mendukung proyek-proyek hijau.

"Green Sukuk hanya akan mendanai proyek dengan syarat tidak bertentangan dengan prinsip syariah. Bisa dikatakan ini menjadi salah satu bentuk inovasi pendanaan yang ramah lingkungan," jelasnya.

Baca Juga:
  • Green Sukuk Ritel ST008 BRI Moncer, Berhasil Lampaui Target Penjualan

Setidaknya ada lima sektor yang dibiayai melalui Green Sukuk, di antaranya transportasi berkelanjutan, energi terbarukan, pengelolaan limbah untuk energi dan lainnya, pertanian berkelanjutan, dan ketahanan terhadap perubahan iklim untuk daerah yang sangat rentan terhadap fenomena tersebut.

Kementerian Keuangan dalam laporan yang bertajuk "2023 Green Sukuk Allocation and Impact Report", sektor transportasi berkelanjutan menempati posisi pertama pembiayaan dari Green Sukuk antara 2018-2022, yaitu mencapai 32,39 persen.

Read more